
Perubahan struktur rumah tangga global dalam beberapa tahun terakhir telah menghasilkan sejumlah permintaan konsumen baru. Peningkatan pemuda yang tinggal sendirian, pasangan asing, keluarga dengan boneka dan orang tua yang kosong membuat pendampingan jarak jauh menjadi kebutuhan utama bagi banyak keluarga.

Dengan munculnya platform sosial di luar negeri seperti TikTok, konten video pendek telah menjadi jembatan penting untuk menghubungkan konsumen di seluruh dunia. Namun, perbedaan budaya, kurangnya pengalaman operasional dan kekurangan kapasitas lokalisasi membuat banyak perusahaan mengalami kesulitan di pasar luar negeri.